MATARAM, – Calon Legislatif DPR-RI Dapil NTB II, Ahmad Helmy Faishal Zaini kembali diprotes warga NTB setelah belum lama ini warga NTB khususnya anak muda NU NTB pun telah memprotesnya.
Ini lantaran di beberapa titik baliho Helmy tidak menyertakan foto calon Presiden dan Wakil Presiden 01, Jokowi Maaruf. Mereka menuding pria kelahiran Cirebon 1972 itu tidak serius mengkampanyekan Jokowi di NTB khususnya didaerah pemilihan dirinya.
Helmy dianggap tidak memiliki kontribusi nyata baik untuk NU dan wabil khusus untuk kiyai Maaruf Amin yang merupakan sesepuh kaum Nahdiyin itu. Warga NTB pendukung Jokowi mengaku kesal bahkan mengajak warga Lombok khususnya agar tidak memilih dia sebagai wakil NTB II di kursi Senayan di Jakarta.
Tamparan pedas ini disampaikan Ketua Forum Komunikasi Gerakan Muda NU di NTB, Suaeb Quri. Meski berkali kali diprotes baliho Helmi dibeberapa titik masih saja sama hanya memamerkan dirinya saja tanpa ada simbol Paslon Capres Cawapres 01.
“Jangan dipilih Caleg seperti ini tidak ada kontribusi nyata,” sesal Suaeb di Mataram, Rabu (10/4).
Suaeb menuding Helmy bermain dua kaki di Pilpres yang akan berlangsung 17 April nanti.
Tamparan pedas ini disampaikan Ketua Forum Komunikasi Gerakan Muda NU di NTB, Suaeb Quri. Meski berkali kali diprotes baliho Helmi dibeberapa titik masih saja sama hanya memamerkan dirinya saja tanpa ada simbol Paslon Capres Cawapres 01.
“Jangan dipilih Caleg seperti ini tidak ada kontribusi nyata,” sesal Suaeb di Mataram, Rabu (10/4).
Suaeb menuding Helmy bermain dua kaki di Pilpres yang akan berlangsung 17 April nanti.
" Saya menduga kemungkinan ada kekhatariwan dia tidak akan dipilih oleh pendung Prabowo Sandi lantaran PKB masuk dalam koalisi Capres Cawapres 01," imbuhnya.
Menurut Suaeb seharusnya sebagai politisi PKB Helmy harus gentle dalam masalah ini meski di beberapa tempat Helmy sering bersuara mengajak jamaah mendukung 01 tetapi disisi lain baliho yang terpasang di beberpa titik di Pulau Lombok hanya dirinya saja.
“Jangan-jangan dia maen dua kaki,” tegas mantan ketua GP Ansor NTB itu menduga.(red) NU Ajak Tidak Pilih Helmy Faishal Zaini Sebagai Wakil NTB
MATARAM, – Calon Legislatif DPR-RI Dapil NTB II yang juga Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini kembali diprotes warga NTB setelah belum lama ini warga NTB khususnya anak muda NU NTB pun telah memprotesnya.
“Jangan-jangan dia maen dua kaki,” tegas mantan ketua GP Ansor NTB itu menduga.(red) NU Ajak Tidak Pilih Helmy Faishal Zaini Sebagai Wakil NTB
MATARAM, – Calon Legislatif DPR-RI Dapil NTB II yang juga Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini kembali diprotes warga NTB setelah belum lama ini warga NTB khususnya anak muda NU NTB pun telah memprotesnya.
Ini lantaran di beberapa titik baliho Helmy tidak menyertakan foto calon Presiden dan Wakil Presiden 01, Jokowi Maaruf. Mereka menuding pria kelahiran Cirebon 1972 itu tidak serius mengkampanyekan Jokowi di NTB khususnya didaerah pemilihan dirinya.
Helmy dianggap tidak memiliki kontribusi nyata baik untuk NU dan wabil khusus untuk kiyai Maaruf Amin yang merupakan sesepuh kaum Nahdiyin itu. Warga NTB pendukung Jokowi mengaku kesal bahkan mengajak warga Lombok khususnya agar tidak memilih dia sebagai wakil NTB II di kursi Senayan di Jakarta.
Tamparan pedas ini disampaikan Ketua Forum Komunikasi Gerakan Muda NU di NTB, Suaeb Quri. Meski berkali kali diprotes baliho Helmi dibeberapa titik masih saja sama hanya memamerkan dirinya saja tanpa ada simbol Paslon Capres Cawapres 01.
“Jangan dipilih Caleg seperti ini tidak ada kontribusi nyata,” sesal Suaeb di Mataram, Rabu (10/4).
Suaeb menuding Helmy bermain dua kaki di Pilpres yang akan berlangsung 17 April nanti.
Tamparan pedas ini disampaikan Ketua Forum Komunikasi Gerakan Muda NU di NTB, Suaeb Quri. Meski berkali kali diprotes baliho Helmi dibeberapa titik masih saja sama hanya memamerkan dirinya saja tanpa ada simbol Paslon Capres Cawapres 01.
“Jangan dipilih Caleg seperti ini tidak ada kontribusi nyata,” sesal Suaeb di Mataram, Rabu (10/4).
Suaeb menuding Helmy bermain dua kaki di Pilpres yang akan berlangsung 17 April nanti.
" Saya menduga kemungkinan ada kekhatariwan dia tidak akan dipilih oleh pendung Prabowo Sandi lantaran PKB masuk dalam koalisi Capres Cawapres 01," imbuhnya.
Menurut Suaeb seharusnya sebagai politisi PKB Helmy harus gentle dalam masalah ini meski di beberapa tempat Helmy sering bersuara mengajak jamaah mendukung 01 tetapi disisi lain baliho yang terpasang di beberpa titik di Pulau Lombok hanya dirinya saja.
“Jangan-jangan dia maen dua kaki,” tegas mantan ketua GP Ansor NTB itu menduga.(red)
“Jangan-jangan dia maen dua kaki,” tegas mantan ketua GP Ansor NTB itu menduga.(red)
Komentar0