MATARAM, – Penolakan sejumlah kader NU di NTB terhadap H. Helmy Faishal Zaini (HFZ) menuai kritik. Jika sebelumnya Ketua Forum Komunikasi Gerakan Pemuda NU Suaeb Qury menyatakan jika Helmy tidak berkontribusi baik untuk NU maupun NTB, kini giliran kader muda NU yang berbicara.
Mantan Ketua PW Lakpesdam NU NTB Viken Madrid berpendapat lain.
Menurutnya, justru Helmy Faishal Zaini banyak berkontribusi untuk NTB. Bahkan, menurutnya kerjasama antara Sekjen PB NU itu dengan tokoh sekaliber TGB. H.M Zainul Majdi sudah lama terjalin. “Siapa bilang Helmy Faishal Zaini nggak punya kontribusi untuk jamaah NU. Justru dengan berkeliling ponpes ponpes, dia sangat berperan penting dalam menyatukan NU dengan NW di NTB sehingga sekarang bisa adem begini,” ujar Viken kepada wartawan di Mataram Sabtu (13/4).
Apa yang disampaikan Suaeb dinilai sangat tendensius dan subjektif. Apalagi sampai mengimbau jamaah NU untuk tidak memilih Helmy sebagai wakil rakyat NTB di DPR RI pada pemilu legislatif 2019. Mantan Ketua PMII Cabang Mataram itu menegaskan bahwa terkait pilihan politik merupakan hak prerogatif masyarakat.
Viken lantas mengklaim bahwa Helmy lah tokoh NU yang menyatukan antara NU dengan NW di NTB. Gerakan Helmy keliling ke pondok-pondok pesantren di NTB dinilai patut diapresiasi. Terbukti dengan keberadaan Helmy di Ponpes Bodak bersama KH Ma’ruf Amin merupakan salah satu bentuk kontribusinya pada pilpres 2019.
Disinggung mengenai gambar pada Baliho Helmy yang tidak mencantumkan pasangan Jokowi – Amin sebagai capres/cawapres RI, Viken menegaskan bahwa hal itu bukan urusan Helmy sebagai Sekjen NU. “Itu urusan TKD, urusan jejaring relawan Jokowi – Amin di daerah,” kilah Viken.
Dia tidak sependapat dengan wacana yang digulirkan di media terkait kiprah Helmy di NU NTB. Terlebih jika ada imbauan untuk tidak memilih politisi muda PKB itu sebagai Caleg DPR RI Dapil NTB 2. Meski begitu, pihaknya mendorong agar ada komunikasi dan sumber informasi yang jelas sehingga tidak meresahkan masyarakat terutama warga Nahdiliyin di NTB.
Viken juga berharap semua pihak saling menghormati terkait pilihan politik masing-masing. Dia mengajak semua pihak khususnya kader NU di NTB untuk bersama-sama menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban jelang pemungutan suara yang tinggal menghitung hari ini.(red)
Komentar0